Berbagi Ilmu Dan rezeki
A.
Definisi PTK menurut (internet) :
a.
Penelitian
Tindakan Kelas
adalah penelitian praktis yang dimaksudkan untuk memperbaiki pembelajaran di
kelas. Penelitian ini merupakan salah satu upaya guru atau praktisi dalam
bentuk berbagai kegiatan yang dilakukan untuk memperbaiki dan atau meningkatkan
mutu pembelajaran di kelas.
b.
Secara singkat PTK adalah suatu bentuk kajian yang
bersifat reflektif oleh pelaku tindakan, untuk meningkatkan kemantapan rasional
dari tindakan-tinakan mereka dalam melaksanakan tugas, memperdalam pemahaman
terhadap tindakan-tindakan yang dilakukan, serta memperbaiki dimana
praktek-praktek pembelajaran dilaksanakan
c.
Penelitian tindakan kelas merupakan terjemahan dari Classroom
Research, yaitu satu action research yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya
sendiri melalui refleksi diri, dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya
sebagai guru, sehingga hasil belajar siswa menjadi menjadi meningkat
d.
PTK adalah penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya
sendiri melalui refleksi diri dengan tujuan untuk memperbaiki kualitas proses
pembelajaran di kelas, sehingga hasil belajar siswa dapat ditingkatkan.
B.
Defenisi PTK menurut Para Ahli :
a.
Pengertian PTK ( Penelitian
Tindakan Kelas ) Menurut Para Ahli.
Menurut DR. Sulipan, M.Pd Penelitian tindakan kelas berasal
dari istilah bahasa Inggris Classroom Action Research, yang berarti penelitian
yang dilakukan pada sebuah kelas untuk mengetahui akibat tindakan yang
diterapkan pada suatu subyek penelitian di kelas tersebut
b.
Standford
(1970) mendefinisikan
pengertian penelitian tindakan
adalah 'analysis, fact finding, conceptualization, planing, execution, more
fact finding or evaluation; and then repetition of this whole circle of
activities; indeed, a spiral of such circles, ('Analisis, menemukan fakta,
konseptualisasi, perencanaan, pelaksanaan, menemukan fakta lebih atau evaluasi;
dan kemudian pengulangan lingkaran ini seluruh kegiatan; memang, sebuah
lingkaran seperti spiral)
c.
Tim
proyek PGSM (1999) mendefinisikan
pengertian penelitian tindakan kelas
adalah suatu bentuk kajian yang bersifat reflektif oleh pelaku tindakan yang
dilakukan untuk meningkatkan kemantaban rasional dari tindakan mereka dalam
melaksanakan tugas, memperdalam pemahaman terhadap tindakan-tindakan yang
dilakukan itu, serta memperbaiki kondisi dimana praktik pembelajaran tersebut
dilakukan,
d.
Mukhlis,
Abdul dan Nur, Mohamad (2001) mendefinisikan pengertian
penelitian tindakan kelas sebagai suatu bentuk kajian yang bersifat
sistematis dan siklusti.
e.
Kemis, Stephen dalam D. Hopkins (1992) mendefinisikan penelitian tindakan
kelas adalah 'action research is a form of self reflective inquiry
undertaken by participants in a social (including educational) situation
inorder to improve the rationality and justice of (a) their own social or
educational pratices, (b) their understanding of these practices, and (c) the
situations in which practices are carried out' (penelitian tindakan adalah
suatu bentuk penelaahan atau inkuri melalui refleksi diri yang dilakukan oleh
peserta kegiatan pendidikan tertentu dalam situasi sosial (termasuk pendidikan)
untuk memperbaiki rasionalitas dan kebenaran dari (a) praktek-praktek sosial
atau kependidikan yang mereka lakukan sendiri, (b) pemahaman mereka terhadap
praktek-praktek tersebut, (c) situasi di tempat praktek itu dilaksanakan)
f.
Mills
(2003) mendefinisikan pengertian penelitian tindakan kelas
sebagai berikut; 'Any systematic inquiry conducted by teacher researchers
... to gather information about how their particular schools operate, how they
teach, and how well their students learn'.( Setiap penyelidikan yang
sistematis yang dilakukan oleh peneliti guru ... untuk mengumpulkan informasi
tentang bagaimana sekolah tertentu mereka beroperasi, bagaimana mereka
mengajar, dan seberapa baik siswa mereka belajar )
g.
Rapoport
(1991)
mendefinisikan pengertian penelitian
tindakan kelas sebagai berikut; 'Action research aims to contribute
both to the practical concerns of people in an immediate problematic situation
and to the goals of social science (including education) by joint collaboration
within a mutually acceptable ethical framework. (Penelitian Aksi bertujuan
untuk memberikan kontribusi baik kepada orang keprihatinan praktis dalam
situasi problematik segera dan dengan tujuan ilmu sosial (termasuk pendidikan)
dengan kolaborasi bersama dalam kerangka etis diterima bersama)
Bila digabungkan pengertian dan definisi PTK yang dikemukakan
oleh para ahli di atas maka diperoleh batasan penelitian tindakan kelas
sebagai sebuah proses investigasi terkendali yang berdaur ulang (bersiklus) dan
bersifat reflektif mandiri, yang memiliki tujuan untuk melakukan
perbaikan-perbaiakan terhadap sistem, cara kerja, proses, isi, kompetensi, atau
situasi.
C.
Karakteristik
PTK
Beberapa
pakar mengemukakan karakteristik penelitian tindakan kelas sebagai berikut
1. Didasarkan
atas masalah yang dihadapi guru dalam pembelajaran;
2. Dilakukan
secara kolaboratif melalui kerja sama dengan pihak lain;
3. Peneliti
sekaligus sebagai praktisi yang melakukan refleksi;
4. Bertujuan
memecahkan masalah atau meningkatkan mutu pembelajaran; dan
5. Dilaksanakan
dalam rangkaian langkah yang terdiri dari beberapa siklus;
6. Yang
diteliti adalah tindakan yang dilakukan, meliputi efektifitas metode, teknik,
atau
proses pembelajaran
(termasuk perencanaan, pelaksanaan dan penilaian);
7. Tindakan
yang dilakukan adalah tindakan yang diberikan oleh guru kepada peserta didik.
Pakar
yang lain menyebutkan ada enam karakteristik penelitian tindakan kelas (Winter:
1996), yaitu :
1. Kritik refleksi,
yaitu adanya refleksi yang bersifat evaluasi pelaksanaan pembelajaran;
2. Kritik dialektis,
yaitu adanya pandangan kritis dan obyektif terhadap kelemahan atau hambatan
dalam pelaksanaan;
3. Kolaboratif,
yaitu adanya kerjasama dengan pihak lain untuk mengamati atau sumber data atas
masalah yang dihadapi dalam pembelajaran;
4. Resiko,
berarti peneliti atau guru sendiri harus berani mengambil resiko bahwa
hipotesisnya meleset atau beresiko untuk melakukan perubahan yang bersifat
perbaikan;
5. Susunan jamak,
yaitu bersifat reflektif, dialektis, partisipatif dan kolaboratif; da
6. Intenalisasi
teori dan praktik, artinya teori dan praktik bukanlah hal yang terpisah,
tetapi hanya merupakan satu hal yang memiliki tahapan berbeda, yang saling
bergantung satu sama lain, dengan demikian pengembangan teori akan berakibat
pada praktik demikian juga pengembangan praktik yang berdampak pada teori.
DAFTAR
PUSTAKA
http://karwono.wordpress.com/2008/02/27/artikel-penelitian-tindakan-kelas-classroom-action-research/
Penelitian
Tindakan Kelas, DR. Sulipan, M.Pd.
http://thsumantri.blogspot.com

izin copy untuk karya tulis saya
BalasHapusBismillah
BalasHapusizin copy untuk refrensi tugas...!